You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Sharing Edukasi Obat dan Makanan lewat Layar untuk Masyarakat Jakarta
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

58 Anggota Pramuka Diedukasi Obat dan Makanan Aman

Sebanyak 58 anggota Pramuka dari Kwartir Daerah Provinsi DKI Jakarta, Kwartir Cabang Jakarta Utara, Pusat, Selatan, Timur, Barat dan Kepulauan Seribu, mendapat edukasi tentang penggunaan obart dan makanan aman.

"Menumbuhkan budaya obat dan makanan aman yang berkelanjutan," 

Edukasi yang digelar Satuan Karya Pengawasan Obat dan Makanan (Saka POM) DKI Jakarta ini, dikemas dalam kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) dengan tema  “Pramuka Berdaya, Obat dan Makanan Terjaga”, Rabu (27/8).

Kepala Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Jakarta, Sofiyani Chandrawati Anwar mengatakan, kegiatan ini merupakan upaya Saka POM dalam menyemarakkan Hari Pramuka 2025.

BBPOM di Jakarta Sosialisasikan Layanan Pengujian

"Melalui Saka POM, anggota Pramuka dapat terlibat langsung dalam pemantauan, pengujian dan penyebaran informasi obat dan makanan yang aman,” katanya, melalui rilis yang diterima Redaksi Beritajakarta, Kamis (28/8).

Sofie juga menyampaikan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga keamanan obat dan makanan. Karena itu, Sofie menekankan Pramuka tidak hanya berfungsi sebagai wadah pengembangan kepanduan, tetapi juga sebagai agen perubahan yang mampu mengedukasi masyarakat mengenai produk aman.

Selama kegiatan, para peserta diberi wawasan pengetahuan mengenai tiga krida, yaitu Krida Pemantauan Obat dan Makanan, Krida Informasi Obat dan Makanan, serta Krida Pengujian Sederhana Obat dan Makanan. 

Lalu, mereka juga diajak untuk memahami cara mengenali obat dan makanan yang tidak memenuhi standar, melakukan pengujian sederhana, dan menyampaikan informasi penting kepada lingkungan sekitar mereka.

Kegiatan ini diharapkan Sofie bisa menjadi langkah nyata Saka POM DKI Jakarta dalam memberdayakan generasi muda sekaligus memperkuat literasi kesehatan masyarakat.

Dengan begitu,lanjut Sofie, nantinya Krida dalam Saka POM bukan sekadar pembelajaran, tetapi juga menjadi panggilan bagi generasi muda untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan obat dan makanan.

"Melalui semangat Pramuka, pengetahuan dan kepedulian dapat menyebar menjangkau setiap lapisan masyarakat. Serta menumbuhkan budaya obat dan makanan aman yang berkelanjutan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

    access_time27-01-2026 remove_red_eye1344 personAnita Karyati
  2. Cuaca Berawan Diprediksi Naungi Jakarta Hari Ini

    access_time26-01-2026 remove_red_eye1190 personDessy Suciati
  3. Cegah Banjir, Pemprov DKI Siapkan OMC hingga Siagakan 200 Ekskavator

    access_time26-01-2026 remove_red_eye983 personDessy Suciati
  4. Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

    access_time29-01-2026 remove_red_eye954 personDessy Suciati
  5. KORPRI DKI Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana di Sumatra

    access_time30-01-2026 remove_red_eye779 personFakhrizal Fakhri
close